Selasa, 10 November 2015

TEAM WORK (Organisasi Umum)



MNC GRUP

PT Media Nusantara Citra Tbk (IDX: MNCN), lebih dikenal dengan nama MNC saja merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang media yang berpusat di Jakarta, Indonesia, didirikan pada tahun 1997.
Satu dekade kemudian, 22 Juni 2007 perusahaan ini resmi melantai di bursa saham dengan kode emiten atau ticker MNCN.
Saat ini, mayoritas saham digenggam oleh Global Mediacom dengan porsi saham sekitar 65,12% dan masyarakat sekitar 34,9%[2] Saham MNC terhitung liquid dan memiliki tren peningkatan signifikan dari tahun ke tahun [3]
Di luar hal tersebut MNC Group juga memiliki indeks harga saham bernama Indeks MNC36. Indeks tersebut terdiri dari 36 emiten terpilih yang tercatat di BEI. Berdasarkan Price Earning Ratio (PER), Operating Profit Margin (OPM), Debt Equity Ratio (DER), Price Book To Value (PBV) tertinggi dalam IHSG. Metode penghitungan Indeks MNC36 menggunakan pembobotan berdasarkan kapitalisasi pasar.
Peluncuran Indeks MNC36 bertujuan menjadi salah satu indikator bagi investor untuk berinvestasi saham di BEI sehingga investor dapat berinvestasi pada saham-saham emiten yang memiliki kinerja fundamental yang baik, kapitalisasi pasar yang besar, serta rasio keuangan yang positif [4]
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan,yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, MNC bergerak dibidang perdagangan umum, pembangunan, perindustrian, pertanian, pengangkutan, percetakan, multimedia melalui perangkat satelit dan perangkat telekomunikasi lainnya, jasa dan investasi.
Bisnis utama perseroan saat ini adalah media. Sumber pendapatan terbesar MNCN berasal dari tiga media televisi nasional yaitu RCTI, Global TV, dan MNCTV. Ketiga stasiun televisi nasional tersebut menawarkan acara beragam seperti film-film box office, acara olahraga, pencarian bakat, reality show, acara musik, berita, infotainment.

OVERVIEW

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC atau “Perseroan”) adalah perusahaan media terbesar dan terintegrasi di Indonesia. Operasional Perseroan terdiri dari basis media yang lengkap yang memberikan solusi iklan yang menyeluruh kepada semua pelanggan iklan. Bisnis inti MNC terdiri dari penyiaran TV
nasional Free-To-Air (FTA) dan bisnis konten. Sementara bisnis pendukung meliputi media cetak, online dan radio.

Sejarah dan Latar Belakang

PT Media Nusantara Citra, Tbk. ("MNC") terdiri dari berbagai unit bisnis yang terlindung dan dikelola di bawah payung perusahaan induk untuk membuat grup media bisnis terpadu yang dinamis, inovatif dan memanfaatkan pada keunggulan kompetitif dalam sinergi untuk mengatasi setiap tantangan yang sangat kompetitif industri media. MNC melakukan IPO pada 22 Juni 2007 dengan menawarkan 4.125.000.000 saham yang mewakili 30% (20% adalah saham baru) dari saham yang diterbitkan pada Rp900 per saham share.MNC dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia, dengan kepemilikan mayoritas dan kendali oleh PT Global Mediacom, Tbk ("MNC Group"). Saat ini, MNC merupakan perusahaan multimedia terintegrasi yang terkemuka di Indonesia. MNC mencapai posisi ini dengan menerapkan strategi yang efektif dan dihitung yang menghasilkan nilai bagi Perusahaan dan pemegang saham.

Visi dan Misi

Visi
Menjadi grup media dan multimedia yang terintegrasi, dengan fokus pada penyiaran televisi dan konten berkualitas yang disiarkan melalui teknologi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Misi
Memberikan konsep hiburan keluarga terlengkap dan menjadi sumber berita dan informasi terpercaya di Indonesia.

 

Corporate History And Milestones

1989
            RCTI mulai beroperasi sebagai stasiun televisi swasta nasional pertama di Indonesia. RCTI kemudian menjadi unit bisnis utama TV nasional FTA bagi MNC setelah diakuisisi oleh MNC pada tahun 2004.

1991
            MNCTV (d/h TPI) beroperasi sebagai stasiun TV swasta nasional ketiga di Indonesia.

1997
            MNC didirikan sebagai perusahaan induk media.
2001
            MNC mengakuisisi saham Global TV.

2002
            MNC meluncurkan Global TV dengan format baru melalui siaran eksklusif program-program MTV Asia selama 24 jam.
MNC mengakuisisi RCTI.

2004
            MNC melakukan strategi untuk fokus membangun pustaka konten melalui produksi sendiri (in-house) dan akuisisi program. MNC berkomitmen untuk
mengembangkan pustaka konten melalui investasi berkelanjutan.

2005
            Global TV mengganti formatnya dari hanya menyiarkan program MTV kemudian memperluas cakupannya untuk pangsa pasar anak muda dan keluarga.
MNC meningkatkan kepemilikan sahamnya di Global TV menjadi 100%.
PT Media Nusantara Informasi (MNI) meluncurkan koran Seputar Indonesia.
PT MNC Networks diluncurkan dengan menyiarkan empat format radio yaitu SINDO Radio (d/h Trijaya FM), Radio Dangdut Indonesia, V-Radio and Global Radio. MNC Networks merupakan jaringan radio terbesar di Indonesia.
MNC mengakuisisi MNI Global, perusahaan yang menerbitkan tabloid mingguan infotainment, Genie.

2006
            MNC memulai usaha di bidang Jasa Nilai Tambah untuk pemirsa TV (SMS Call TV).
Setelah memperoleh kesepakatan eksklusif dengan VH-1, Global TV mulai menyiarkan program anak-anak Nickelodeon, selama delapan jam setiap hari.
MNC News dan MNC Entertainment diluncurkan yang merupakan 2 channel baru yang di produksi keseluruhannya oleh Bisnis Konten MNC untuk ditayangkan di pay TV.
MNC Entertainment, sebuah saluran televisi diproduksi sepenuhnya oleh unit Bisnis MNC Konten diluncurkan pada MSV yang Indovison - berbasis langganan satelit Grup layanan televisi.
MNC mengakuisisi 75% saham TPI (berganti nama dan diluncurkan kembali sebagai MNCTV di 2010).
MNC,meluncurkan tabloid Mom&Kiddie.
MNC BV memberikan jaminan obligasi kepada investor internasional dengan nilai nominal US$168 juta.
MNC started commercial operations of Value Added Services (SMS Call TV).

2007
            MNC meluncurkan media online pertama di www.okezone.com, yang merupakan situs khusus berita dan hiburan.
MNC melaksanakan Penawaran Umum Perdana dan mendaftarkan saham di Bursa Efek Indonesia.
MNC membeli kembali US$25 juta dari total US$168 juta Eurobond di harga 101%.
MNC menandatangani perjanjian dengan Linktone Ltd. (NASDAQ: LTON) untuk membeli tidak kurang dari 51% saham Linktone yang beredar melalui kombinasi dari penawaran tender pada saham American Depository Shares (ADSs) dan penerbitan saham baru.

2008
            MNC The Indonesian Channel (sekarang disebut dengan MNC International) diluncurkan yang di targetkan pada masyarakat Indonesia yang berada di
luar negeri RCTI menyelesaikan pinjaman obligasi sebesar Rp220 miliar.
MNC membagikan dividen sebesar Rp5 per saham, dengan total dividen sebesar Rp68,75 miliar.

2009
            Linktone Ltd dan MNC VAS mengumumkan kerjasama untuk jasa digital di Indonesia.
Koran harian MNC Seputar Indonesia dan tabloid Genie meluncurkan logo dan format design baru.
MNC dan enam perusahaan media terkemuka di Asia Tenggara membentuk SMART Alliance, merupakan komunitas perusahaan media yang bergabung untuk menciptakan dan memberikan keuntungan komersil bagi para anggotanya.
Perubahan nama kantor MNC dari “Menara Kebon Sirih” menjadi “MNC Tower”.
MNC melakukan perubahan logo perusahaan.
MNC membagikan dividen untuk tahun fiskal 2008 sebesar Rp5 per saham, dengan total dividen sebesar Rp 68,15 miliar.

2010
            Linktone Ltd. mengakuisisi saham di Letang Game Ltd., perusahaan swasta yang berbasis di RRC yang bergerak khusus di bidang mobile games dan online PC games.
MNC bersama Linktone Ltd menyelesaikan akuisisi terhadap 75% saham biasa dalam modal saham InnoForm Media Pte Ltd.
Mahkamah Agung menolak permohonan peninjauan kembali dari Crown Capital Global Limited (“CCGL”).
Keputusan tersebut menguatkan keputusan Mahkamah Agung pada tanggal 15 Desember 2009 untuk membatalkan keputusan pailit TPI (sekarang MNCTV)
yang dikeluarkan oleh Pengadilan Niaga. Permohonan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung merupakan upaya hukum CCGL yang terakhir untuk mempailitkan TPI. Keputusan Mahkamah Agung secara efektif menutup kemungkinan usaha-usaha di kemudian hari oleh CCGL untuk memohon kepada pengadilan untuk kasus yang sama melawan TPI.
Majalah Just For Kids diluncurkan.
TPI berubah nama menjadi MNCTV pada tanggal 20 Oktober 2010.
MNC Networks meluncurkan V-Radio.

2011
            Saban Capital Group, perusahaan swasta yang khusus berinvestasi di bidang media, yang berkantor di Los Angeles, mengakuisisi 5% saham MNC dengan opsi penambahan sebanyak 2,5% dalam kurun waktu 27 bulan.
Perubahan nama dan peluncuran stasiun lokal TV SunTV menjadi “SINDOTV”.
“Trijaya FM” yang dimiliki oleh MNC Networks diluncurkan kembali menjadi “SINDO Radio”.
Meluncurkan strategi media untuk pasar lokal dengan nama SINDO Media 5-in-1, sebagai terobosan baru dalam mensinergikan beragam media platform (TV,
radio, media cetak seperti koran & majalah, dan internet) untuk lebih menargetkan pada pemirsa lokal.
Meluncurkan channel baru “MNC Muslim” yang merupakan saluran dengan nuansa nilai-nilai dan gaya hidup Islami.
MNC meluncurkan channel baru dalam bahasa Inggris yaitu “MNC Business English Program” ditayangkan di pay TV.
MNC Sports1 dan MNC Sports2 diluncurkan.

Organization Structure

http://mnc.co.id/data/editor/images/Corporate%20Structure%20MNC.jpg

 

Board of Directors & Commissioners Charter

BOD Charter

            Direksi adalah Organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengelolaan Perseroan untuk kepentingan Perseroan, sesuai dengan Visi, Misi dan Tujuan Perseroan.
Anggota Direksi diangkat oleh RUPS untuk jangka waktu tertentu dan dapat diangkat kembali. Anggaran Dasar Perseroan mengatur tata cara pengangkatan, penggantian, dan pemberhentian anggota Direksi dan juga mengatur tata cara pencalonan anggota Direksi.
Pembagian tugas dan wewenang pengurusan diantara anggota direksi ditetapkan berdasarkan keputusan RUPS, dalam hal RUPS tidak menetapkan maka pembagian tugas dan wewenang anggota Direksi ditetapkan berdasarkan keputusan Rapat Direksi.  detail

BOC Charter

Dewan Komisaris adalah Organ Perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan / atau khusus sekaligus memberi nasihat kepada Direksi sesuai dengan anggaran dasar Perseroan.
Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris dan Komisaris Independen. Persyaratan Dewan Komisaris adalah yang memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.
Anggota Dewan Komisaris diangkat oleh RUPS untuk jangka waktu tertentu dan dapat diangkat kembali. Anggaran Dasar Perseroan mengatur tata cara pengangkatan, penggantian, dan pemberhentian anggota Dewan Komisaris dan juga mengatur tata cara pencalonan anggota Direksi

Code of Conduct

Kewajiban Perseroan

Penerapan Hubungan Kerja yang Adil
Perseroan berketetapan sepenuhnya pada penerapan kondisi hubungan kerja yang setara dan adil. Rencana pengembangan Karyawan selalu didasari atas bakat dan kinerja. Perseroan bersama dengan Karyawan harus menciptakan dan menyediakan iklim kerja yang produktif, inovatif, adil dan menyenangkan bagi kesuksesan organisasi dan juga bagi pertumbuhan kemampuan karir, dan kesejahteraan seluruh Karyawan. Menindak para Karyawan yang melaporkan adanya pelaksanaan hubungan kerja yang tidak adil, adalah hal yang dilarang.

Internal Audit Unit

Perseroan memiliki Unit Audit Internal sebagaimana diwajibkan dalam Peraturan No.IX.I.7, Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No.Kep-496/BL/2008 tanggal 28 November 2008 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal. Unit Audit Internal bersifat independen dengan tugas memberikan penilaian yang objektif(objective assurance) dan aktivitas konsultasi, dengan tujuan untuk memberikan nilai tambah dan meningkatkan operasional Perseroan, melalui pendekatan yang sistematis dan konsisten, dengan cara mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas sistem pengendalian internal, manajemen risiko dan proses GCG Perseroan dan unit-unit usaha.


Social Commitment

Selain memberikan konsep hiburan dan informasi bagi bangsa, MNC dan anak perusahaan telah memfasilitasi sarana bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam membantu orang malang dan membutuhkan. Kegiatan adalah dalam bentuk kegiatan sosial perusahaan.
MNC, melalui anak perusahaan, telah menetapkan berbagai program sosial, di mana dana dari masyarakat di seluruh nusantara dibagikan kepada mereka yang membutuhkan. Dana
dikumpulkan dan disalurkan langsung kepada yang membutuhkan. Sementara, biaya distribusi, termasuk biaya produksi acara, ditanggung sepenuhnya oleh Perusahaan.
RCTI Peduli
            RCTI Peduli (RCTI Care) adalah program penggalangan dana yang mengumpulkan dana dari pemirsa RCTI untuk dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di Indonesia. Distribusi dana dalam program ini dibagi menjadi dua kategori besar, yaitu bencana alam dan bantuan sosial. Aids didistribusikan antara lain sebagai berikut:

Bencana Alam
Mentawai Tsunami Bantuan di Kepulauan Mentawai. RCTI Peduli menyalurkan Rp45 juta nilai bantuan dari pemirsa RCTI untuk korban Tsunami di Kepulauan Mentawai. Alat bantu adalah dalam bentuk pakaian, selimut, tikar plastik dan perlengkapan sekolah.

Sektor Kesehatan

RCTI Peduli melakukan pengobatan gratis bagi masyarakat di Jambi.

Sektor Pendidikan
RCTI Peduli bekerjasama dengan Nusa Tenggara Center Foundation Mataram, dibantu pada renovasi fasilitas pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah BL Raudlatussibyan di Desa Belencong, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok,
Nusa Tenggara Barat.
RCTI Peduli diresmikan dan diserahkan tiga bangunan sekolah di Padang, Sumatera Barat. Tiga sekolah adalah: Tabing Bandar Gadang Negara Sekolah Dasar 14, Tanjung Aur Sekolah Dasar Negeri 16 dan Mata Air Barat Sekolah Dasar Negeri 39.

Sektor Kesejahteraan
Jalinan Kasih RCTI
Jalinan Kasih adalah non-komersial RCTI program yang bertujuan untuk mengumpulkan dana dari masyarakat dan menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan. Jalinan Kasih mengkhususkan diri dalam memberikan perhatian medis.

REFRENSI :